Senin, 06 Juli 2015

Sucker Rod Pump

Sucker Rod Pump ( Pompa angguk )




     Pompa sucker rod atau pompa angguk merupakan salah satu metode pengangkatan buatan (Artificial Lift) yang digunakan untuk membantu mengangkat minyak dari lubang sumur ke permukaan sebagai akibat dari penurunan energi alami yang dimiliki reservoir.
Pompa angguk atau sucker rod-pump adalah jenis pompa yang paling banyak digunakan di dunia. Sekitar 90% dari semua sumur pompa (500.000) di USA menggunakan artificial lift dan 85% adalah SRP. Sebagian besar dari SRP ini hanya berproduksi di bawah 10 BOPD.
Karena sudah lama dikembangkan, SRP mendapat perhatian yang cukup besar dan banyak studi dan teori yang muncul di industri. Hal ini terutama untuk SRP sumur dalam.
Keuntungan SRP adalah:
1.      Tidak mudah rusak
2.      Mudah diperbaiki di lapangan
3.      Fleksibel terhadap laju produksi, jenis fluida dan kecepatan bisa diganti
4.      Keahlian orang lapangan sangat baik
5.      Dari jauh akan terlihat tidak ada gerakan kalau pompa macet
6.      Harganya relatif murah (sekitar $35.000 - $ 40.000 untuk 3000’)
Keburukannya:
1.      Berat, dan butuh tempat luas, transportasi sulit
2.      Tidak baik untuk sumur miring/offshore
3.      Butuh unit besar sekali untuk laju produksi besar dan sumur dalam.

      Pada dasarnya ada beberapa kriteria umum yang perlu diperhatikan dalam penggunaan pompa angguk, yaitu:
1. Produktivitas sumur, yaitu metode pompa angguk mempunyai batasan kemampuan memproduksi 100 sampai 2000 BPD.
2. Tekanan reservoir, yaitu tekanan reservoir sebanding dengan tinggi kolom cairan dalam tubing,  Dalam  hal ini metode pompa angguk dapat digunakan pada sumur dengan tinggi kolom cairan di atas atau di bawah 1/3 dari kedalaman perforasinya.
3. Kedalaman sumur, pompa angguk cocok digunakan pada sumur dengan kedalaman dangkal hingga medium yaitu 8000 – 12000 ft.
4. Kemiringan sumur, pompa angguk tidak dapat digunakan pada sumur dengan derajat kemiringan yang besar.
5. Kemampuan pompa angguk dalam menghadapi problem sumur adalah:
Problem kepasiran  : sedang
Problem parafin      : buruk
Problem scale         : baik
Problem korosi       : baik
Problem emulsi       : baik
6. Pompa angguk mempunyai fleksibilitas yang besar untuk mengubah laju produksi dan mudah dalam pengoperasiannya.

Dewasa ini dikenal 3 macam SRP:
1.      Conventional (titik pusat putaran tuas di tengah walking beam)
2.      Mark II (titik pusat putaran tuas di ujung walking beam)
3.      Air balance (titik pusat putaran tuas di ujung walking beam)

Beam balanced termasuk jenis conventional dengan counterbalance berupa pemberat tak berputar di ujung walking beam. Gambar 1 memperlihatkan ketiga SRP di atas, dan Gambar 2 memperlihatkan beam balanced dan jenis-jenis pompa angguk lainnya.

Conventional Pumping Unit
Kelebihan:
  1. Biaya perawatan murah dan suku cadang banyak tersedia.
  2. Biaya operasi lebih murah daripada yang lain.
  3. Dalam penggunaannya lebih baik menggunakan rod yang terbuat dari fiberglass dibandingkan yang lainnya.
  4. Dapat berputar searah jarum jam maupun berlawanan arah jarum jam.
  5. Dapat memompa lebih cepat daripada Mark II tanpa mengalami masalah.
  6. Membutuhkan counterweight yang lebih ringan dibandingkan tipe Mark II.
Kekurangan:
  1. Dalam penggunaannya, efisiensinya lebih rendah dibandingkan dengan tipe lainnya.
  2. Gearbox memiliki ukuran yang besar dibandingkan pompa yang lain terutama rod yang terbuat dari besi. Sehingga membutuhkan ruang yang cukup besar dalam pengoperasiannya.

Mark II Unit
Kelebihan:
  1. Memiliki torque yang rendah jika rod terbuat dari besi dibandingkan dengan Conventional Unit.
Kekurangan:
  1. Dalam penggunaannya tidak dapat secepat pompa Conventional Unit karena kecepatan downstroke lebih cepat dari upstroke (dapat menyebabkan masalah pada rod).
  2. Hanya dapat berputar berlawanan arah jarum jam.
  3. Mudah mengalami kerusakan pada rod dan masalah fluid pound.
  4. Mempunyai torque yang lebih besar dibandingkan Conventional Unit, apabila menggunakan fiberglass rod.

 Air Balanced Pumping Unit
Kelebihan:
  1. Lebih kompak dan lebih mudah seimbang dibandingkan dengan unit lainnya.
  2. Ukurannya paling besar dibandingkan dengan unit pompa lainnya.
  3. Dapat berputar searah jarum jam maupun berlawanan arah jarum jam.
Kekurangan:
  1. Susunan ragkaiannya lebih rumit dan membutuhkan pemeliharaan lebih khusus pada kompresor udara dan silinder udara.
  2. Kondensasi air di dalam silinder udara tersebut dapat menyebabkan masalah.
  3. Gearbox dapat mengalami kerusakan bila silinder kehilangan tekanan udara.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar