Jumat, 22 Mei 2015

Analisa Corring


CORRING

Coring adalah suatu usaha untuk mendapatkan contoh batuan (core) dari formasi di bawah permukaan untuk dianalisa sifat fisik batuan secara langsung. Sedangkan analisa core adalah kegiatan pengukuran sifat-sifat fisik batuan.
Pada prinsipnya ada dua metoda coring yang umum dilakukan di lapangan, yaitu :
– Bottom Hole Coring
– Sidewall Coring
1.    Bottom Hole Coring
Yaitu cara pengambilan core yang dilakukan pada waktu pemboran berlangsung. Pada metoda bottom hole coring mempergunakan core bit, sejenis pahat yang di tengahnya terbuka dan mempunyai sejenis pemotong pahat.

2.    Sidewall Coring
Yaitu cara pengambilan core yang di lakukan setelah operasi pemboran selesai atau pada waktu pemboran berhenti. Pengambilan core dengan teknik sidewall coring dilakukan pada dinding lubang bor.
Tujuan Dari analisa coring adalah agar dapat mengetahui yang terkandung didalam core tersebut serta dimana tempat pembentukannya dan kondisi apa saja yang terjadi pada masa tersebut. Core adalah contoh atau sampel batuan yang di ambil dari inti pengeboran. Core biasa berupa :
·        Core asli atau core yang diambil langsung dari titik pemboran.
·        Core pecahan, yaitu hancuran hancuran saat pengeboran yang diambil dan digunakan sebagai sample.
·        Core dinding, yaitu core yang diambil dari dinding pengeboran.
·        Core batuan klastik.
·        Core batuan ini mengandung batuan sedimen klastik yang terdiri dari batupasir, lanau, lempung yang kebanyakan fungsinya sebagai reservoir dan cap rock atau batuan penutup.
·        Core batuan carbonat.
·        Core batuan karbonat ini mengandung batuan karbonat serta fosil fosil didalamnya yang fungsinya sama dengan core batuan sedimen klastik yaitu sebagai source rock dan resevoir yang bagus.

v     Cara kerja Analisa Coring
1.   Ambil sample core klastik atau karbonat.
2.   Buatlah tabel dengan data sebagai berikut :
·                    Nomor core
·                    Well core
·                    Litology
·                    Sedimentation structures
·                    Fossils
·                    Litological graphic
·                    Litological description
·                    Depositional
3.   Core pecahan, yaitu hancuran hancuran saat pengeboran yang diambil dan digunakan sebagai sample.
4.   Core dinding, yaitu core yang diambil dari dinding pengeboran.

Deskripsi Core yang dimiliki, tergantung core batuan sedimen klastik atau batuan sedimen karbonat. Dan perhatikan struktur sedimen yang ada pada batuan tersebut dan berikan simbolnya pada sedimentation structure.
         

         Pada batuan sedimen klastik jika core semakin keatas semakin kasar . maka bisa di katakan pengendapan core tersebut di daerah continental atau di land. Tapi jika corenya semakin keatas, semakin halus. Maka bisa di katakan pengendapan core tersebut berada di daerah ocean atau marine.



Tidak ada komentar:

Posting Komentar